<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Naquari's Blog</title>
	<atom:link href="http://naquari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://naquari.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 00:58:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='naquari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Naquari's Blog</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://naquari.wordpress.com/osd.xml" title="Naquari&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://naquari.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejarah Tari Balanse Madam</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/sejarah-tari-balanse-madam/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/sejarah-tari-balanse-madam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 00:58:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://naquari.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Indra Yudha, S.Pd., M.Pd* Tari Balanse Madam sebuah tari tradisional yang terdapat di Seberang Palinggam Kota Padang, yang menjadi milik dan warisan budaya masyarakat Suku Nias Kota Padang. Tari Balanse Madam merupakan sebuah kesenian tari yang berupa peninggalan budaya lama yang telah ditransmisikan secara turun temurun dalam masyarakat suku Nias di Seberang Palinggam. Sejarah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=23&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Indra Yudha, S.Pd., M.P</strong>d*<br />
Tari Balanse Madam sebuah tari tradisional yang terdapat di Seberang Palinggam Kota Padang, yang menjadi milik dan warisan budaya masyarakat Suku Nias Kota Padang. Tari Balanse Madam merupakan sebuah kesenian tari yang berupa peninggalan budaya lama yang telah ditransmisikan secara turun temurun dalam masyarakat suku Nias di Seberang Palinggam.</p>
<p>Sejarah keberadaan Tari Balanse Madam tidak terlepas dari kehadiran bangsa Portugis di pantai barat pulau Sumatera pada abad ke enam belas. Kedatangan bangsa Portugis ke Kota Padang telah membawa dampak terhadap tumbuhnya kesenian di Padang waktu itu, diantaranya tari Balanse Madam dan Musik Gamad. Nosafirman (1998: 2) menjelaskan seabad sebelum tanggal 7 Agustus tahun 1669, Padang hanya berupa perkampungan tradisional yang terletak di pinggiran pantai Sumatera bagian barat, yang kalah ramai dibanding Tiku dan Pariaman. Namun kampung ini mulai ramai sejak orang-orang Portugis dan Aceh berdatangan untuk berdagang ke Kota Padang pada masa itu.</p>
<p>Menilik kehadiran bangsa Portugis ke Padang sebagai pedagang, maka bersamaan itu pula berdatangan penduduk imigran dari pulau Nias untuk bekerja sebagai buruh atau pembantu di pelabuhan bagi bangsa Portugis. Kedatangan orang Nias dibawa oleh para pedagang China yang datang ke Sumatera Barat dari pulau Nias pada awal abad ke-16. Mereka ditempatkan di berbagai daerah antara lain di Padang (terutama di daerah Muara), di daerah Pariaman dan Pasar Usang dan sebagian lain di daerah Muara Sakai Pesisir Selatan. Akan tetapi dari jumlah keseluruhan orang Nias tersebut lebih banyak ditempatkan di Padang. (Nosafirman, 1998: 22)</p>
<p>Dengan dipekerjakannya orang-orang Nias yang berada di Padang oleh Portugis, maka terjadilah relasi sosial budaya antara kedua suku bangsa tersebut, sehingga menularkan suatu bentuk kesenian yakni tari Balanse Madam. Awal lahirnya Tari Balanse Madam adalah akibat seringnya terjadi kontak (hubungan) sosial antara bangsa Portugis sebagai majikan dengan orang Nias sebagai bawahan atau pekerja.</p>
<p>Setiap pesta yang dilakukan oleh bangsa Portugis baik di kapal ataupun di daratan selalu diperkenalkan tarian yang berbentuk tari pergaulan seperti dansa kepada orang-orang Nias. Bangsa Portugis bukan saja menyebarkan pengaruhnya sebagai pedagang tetapi juga dalam hal kesenian. Baik tari ataupun musik selalu mereka sebarkan atau tularkan pengaruhnya di Kota Padang. Yang terdekat pada waktu itu dengan komunitas Portugis adalah orang-orang Nias yang bekerja sebagai pembantu, baik pada keluarga Portugis maupun dalam kelancaran usaha perdagangannya dan sebagai buruh.</p>
<p>Fenomena yang terjadi pada waktu itu adalah seringnya orang Nias menyaksikan pertunjukan kesenian baik tari maupun musik yang disajikan oleh bangsa Portugis, maka lama kelamaan orang Nias mulai mempelajari dan mengembangkannya melalui suatu proses adaptasi dan adopsi dengan proses transformasi imajiner.</p>
<p>Melalui transformasi imajiner, para seniman atau masyarakat Nias yang memiliki kemampuan rasa estetis dan jiwa seni, mulai mengembangkan pola-pola gerak tari pergaulan yang dilakukan oleh bangsa Portugis tersebut. Pola-pola gerak tersebut, seperti pola gerak tari Dansa. Kemampuan mentransformasi dan mengadaptasi dari pola-pola Dansa ke dalam bentuk tari baru tidaklah begitu sulit bagi masyarakat Nias, hal ini disebabkan tarian yang bersifat sosial dan dalam disain yang seperti berpasang-pasangan dalam disain lantai yang melingkar.</p>
<p>Proses adaptasi dan transformasi imajiner ini disebabkan adanya rangsangan kinetetis, yang dirasakan oleh masyarakat Nias. Secara realitas bangsa Portugis tidak mengajarkan tarian dansa kepada masyarakat Nias, atau orang Nias secara individu, akan tetapi mereka hanya memberikan suatu pembelajaran dengan jalan memberikan suatu kesempatan kepada masyarakat Nias untuk dapat menyaksikan peristiwa pesta Dansa dalam ruang lingkup komunitas bangsa Portugis tersebut.</p>
<p>Fenomena inilah yang berkembang diantara kedua suku bangsa tersebut. Relasi-relasi sosial seperti ini, lama kelamaan menjadi suatu peniruan oleh masyarakat Nias. Pola-pola sosial atau pergaulan bangsa Portugis yang sering menggelar pesta Dansa, secara budaya tidak bersebarangan dengan kepercayaan dan budaya masyarakat Nias pada masa itu.</p>
<p>Kebiasaan-kebiasan bangsa Portugis tersebut menjadi obsesi pula bagi masyarakat Nias yang bermimigrasi ke Kota Padang. Bagaimanapun mereka perlu suatu ajang untuk menjalin relasi antar mereka agar silaturahmi diantara mereka sebagai pendatang (perantau) di Kota Padang, dapat terjalin dalam ikatan yang kuat, agar rasa senasib sepenanggungan sebagai orang perantauan dapat dirasakan secara bersama-sama.</p>
<p>Atas dasar kreativitas, lahirlah tari Balanse Madam yang merupakan adaptasi dari tarian Dansa bangsa Portugis. Pola-pola gerak yang dikreasikan tidak sama sekali berakar pada gerak Dansa, akan tetapi yang disadur adalah pola-pola gerak tari dan disain lantai serta suasana dan fungsi dari tarian dansa tersebut.</p>
<p>Konsep gerak berakar sepenuhnya pada dasar gerak tari tradisi yang dibawa dari kampung halaman orang Nias, seperti Maena dan Hiwõ. Kemudian dikombinasikan dengan gerakan tarian Melayu. Karena pada masa itu tarian Melayu juga sedang berkembang di tengah bangsawan perkotaan atau Bandar di pulau Sumatera.</p>
<p>Semenjak itu, mulailah tari Balanse Madam diperkenalkan dari satu komunitas suku ke suku yang lain. Atau dari Marga yang satu ke Marga yang lain dalam setiap peristiwa adat dan pertemuan antar warga Nias keturunan di Kota Padang. Tarian pertama yang disajikan belum begitu sempurna, karena lebih bersifat spontan. Masalah ini disebabkan karena masing-masing suku atau marga memiliki keinginan dan gaya masing-masing dalam menarikan. Sudah barang tentu antara Marga Gulõ dengan Zebua kurang bersesuaian dalam gaya menarikan. Ketidaksamaan dalam gaya menari ini menjadi sorotan dan perbincangan dalam rapat antar Marga dan Suku masyarakat Nias se Kota Padang.</p>
<p>Melalui rapat atau musyawarah antar Marga dalam masyarakat Nias yang ada di Padang pada pertengahan abad ke-16, maka disusun kembali struktur tari Balanse Madam dan segala tata cara menarikannya maupun tentang syarat-syarat yang diperlukan dalam menyajikan tari Balanse Madam. Kesepakatan melahirkan suatu keputusan bahwa tari Balanse Madam diakui sebagai sebuah tari tradisional masyarakat Nias yang telah menetap di Kota Padang, dan kemudian pada gilirannya menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan dan diwariskan turun temurun dalam lingkup masyarakat Nias. Secara tidak langsung juga menjadi fokus budaya bagi masyarakat Nias.</p>
<p>Awal pertumbuhan dan penyebaran tari Balanse Madam bermula di daerah Seberang Palinggam dan Kampung Nias. Berbicara tentang tari Balanse Madam berarti juga berbicara tentang daerah Seberang Palinggam. Daerah Seberang Palinggam merupakan kawasan mayoritas suku Nias di Kota Padang, yang merupakan daerah asal pendaratan masyarakat Nias di Kota Padang dari kepulauan Nias. Hal ini dimungkinkan karena daerah Seberang Palinggam merupakan kawasan yang berada dalam wilayah pinggiran sungai Batang Arau.</p>
<p>Sebagai sebuah tari tradisi, tari Balanse Madam sangat dekat dengan komunitasnya. Kata Balanse yang berarti harmonis dan Madam diambil dari istilah dalam tari Balanse yang berarti nyonya. la merupakan milik dari komunitas suku Nias yang berada di Seberang Palinggam. Tari Balanse Madam adalah salah satu contoh dari manifestasi perilaku masyarakat suku Nias Kota Padang. Kehadiran dan kelangsungan tari Balanse Madam menjadi tanggung jawab masyarakatnya, karena ia merupakan sebuah warisan tradisi yang harus dipelihara.</p>
<p>Selanjutnya Syarif menjelaskan (1990: 8), tari tradisional dapat diartikan sebagai: (1) kesenian yang diselenggarakan demi kelang¬sungan sebuah tradisi yang berlaku dalam suatu masyarakat dalam artian adat istiadat, (2) tari tradisional dapat diarahkan sebagai sebuah kesenian yang memiliki norma (etika) dan nilai-nilai yang merefleksikan corak kehidupan masyarakat pendukungnya. Tari tradisional juga selalu terikat akan falsafah maupun norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat pendukungnya, seperti halnya dengan tari Balanse Madam yang merupakan jenis tari tradisional masyarakat suku Nias yang telah lama mendiami Kota Padang tepatnya di daerah Seberang Palinggam.</p>
<p>Sebagai tari tradisi ia akan selalu merujuk pada kehendak dan konvensi-konvensi yang diinginkan oleh masyarakat pendukung dari tari tersebut. Keberadaannya tidak terlepas dari campur tangan berbagai pihak, sehingga ia dapat diterima oleh seluruh anggota masyarakat yang melingkupinya.</p>
<p>Tari tradisional pada umumnya tidak dapat diketahui dengan pasti siapa penciptanya, karena tari tradisionai bukan merupakan hasil cipta dari kreativitas yang lahir oleh seorang individu, akan tetapi ia tercipta secara bersama dengan pemikiran kolektif dari masyarakat pendukung dimana tarian tersebut tumbuh dan berkembang (Kayam, 1981: 60).</p>
<p>Karena tari tradisi merupakan sebuah ungkapan atau ekspresi yang berbentuk kesenian dari masyarakat dalam persembahannya baik lewat gerak, kostum dan musik, selalu menggambarkan ciri khas dari budaya masyarakat yang memiliki keberadaan tari tersebut. Tari tradis baik dari kehendak, pemikiran (ide) maupun rasa (emosi) keseluruhannya bermuara pada perilaku masyarakat pendukungnya.</p>
<p>Soedarsono (1986: 83) menjelaskan tari tradisi adalah merupakan ekspresi jiwa manusia secara komunal yang dituangkan lewat gerak yang ritmis dan indah. Jiwa manusia tersebut terdiri dari aspek kehendak, akal (pikiran) dan emosi atau rasa, bertitik tolak dari ciri tersebut Tari Balanse Madam dikatakan tari tradisi orang Nias di Kota Padang. Tari Balanse Madam memiliki empat dasar gerak yaitu sewai, salam, step (langkah) dan lenggang. Sedangkan kostum yang dipergunakan adalah kostum yang bercorak Melayu, dengan tidak ditentukan jenis warnanya. Musik yang mengiringi tari Balanse Madam adalah jenis musik Mars.</p>
<p>Tari tradisi seperti tari Balanse Madam merupakan bagian dari kehidupan komunitas suku Nias secara kolektif. Karakter dari masyarakat suku Nias dan corak kehidupannya direfleksikan lewat penyajian tari Balanse Madam. Bentuk penyajiannya bersifat simbolis. Geraknya sangat dinamis dengan pola lantai lingkaran sehingga terjadinya komunikasi antar sektor-sektor penari.</p>
<p>Tawanto Karim menjelaskan tari Balanse Madam berbentuk tari pergaulan, dalam artian tarian yang bersifat sosial. Jumlah penarinya delapan orang yang terdiri dari empat orang wanita dan empat orang pria. Posisi penari saling berhadapan antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain, dengan kedudukan (keberadaan) penari pada posisi Utara menghadap Selatan dan posisi Timur menghadap (berhadapan) dengan posisi Barat.</p>
<p>Tari Balanse Madam dalam pertunjukannya sering ditampilkan pada berbagai acara pesta perkawinan, pengangkatan penghulu (tetua adat) dan acara adat lainnya. Musik dari tari Balanse Madam terdiri dari seperangkat perkusi seperti tambur, set drum dan simbal. Musik pengiring lainnya adalah biola, akordion dan alat tiup.</p>
<p>Secara keseluruhan tari Balanse Madam diiringi oleh orkes musik Musik Gamad, karena Musik Gamad merupakan bentuk kesenian musik yang dimiliki oleh masyarakat suku Nias di Seberang Palinggam Kota Padang yang kehadiranya bersamaan dengan munculnya tari Balanse Madam dalam masyarakat Nias.</p>
<p>Tari Balanse Madam ditampilkan dapat dilakukan siang hari maupun malam hari. Hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan kegiatannya. Dalam arti kata tarian ini dapat ditampiikan pada ruangan terbuka ataupun tertutup. Tari Balanse Madam ditarikan oleh orang-orang yang telah berkeluarga. Setiap penari harus jelas apakah ia seorang suami atau isteri. Jadi tarian tradisional Balanse Madam bukanlah tarian yang ditarikan oleh semua orang, ini aturan yang telah ditetapkan dalam rapat antar suku atau Marga pada pertengahan abad ke-16.</p>
<p>Setelah proses penetapan tarian Balanse Madam sebagai tari tradisi masyarakat Nias, yang telah diatur dengan gaya, dan tata cara yang seragam. Sejalan dengan itu pula masyarakat Padang yang bersuku Minangkabau melalui Sutan Padang mengakui keberadaan tarian ini sebagai tarian Padang dari komunitas Suku Nias. Mulailah masyarakat Padang semenjak era tersebut memiliki warisan baru yaitu tari Balanse Madam.</p>
<p>Awal pertumbuhan tari Balanse Madam menurut Tawanti dan Utiah, tidak terjadi konflik yang berarti antara orang Nias dan Minangkabau maupun China dan orang Keling. Karena ke-empat suku inilah pada abad ke -16 yang menjadi penduduk kota Padang. Kenyataan ini disebabkan, karena dari segi struktur gerak, struktur penyajian dan tata cara penyajian maupun kostum dan musik pengiring, sama sekali tidak bertentangan dengan budaya suku-suku lain yang ada di Kota Padang pada masa itu. Memang ada pada awalnya sebelum menari Kepala Suku dan pemusik disuguhi minuman keras yang mengandung alkohol, akan tetapi setelah ditetapkan sebagai tarian adat, minuman keras diganti dengan yang tidak mengandung alkohol.</p>
<p>Pada awal pertumbuhan tari Balanse Madam, masyarakat di luar suku Nias tidak diperkenankan untuk menarikan, hanya baru sebagai menyaksikan saja. Apalagi masa itu kawin campur belum terjadi, atau perkawinan lintas suku belum terjadi di tengah-tengah masyarakat Nias. Kenyataan ini yang menyebabkan belum boleh dipelajari oleh suku lain.</p>
<p>Tari Balanse Madam bukan berasal dari Kepulauan Nias sebagai tanah leluhur, dia disebabkan oleh Diaspora suku Nias. Kalaupun dicari di tanah leluhur, tari Balanse Madam tidak mungkin dapat ditemukan. Tari Balanse Madam hanya dapat ditemukan dalam masyarakat Nias yang bermigrasi ke Kota Padang dari abad ke-16 saja. Masyarakat inilah yang menjadi pemilik sah tari Balanse Madam, dan mewariskannya secara turun temurun hingga sekarang ini abad ke 29 atau era teknologi dan globalisasi.</p>
<p>Kitapun tidak akan menemukan tari Balanse Madam pada orang imigrasi Nias yang bukan keturunan orang orang Nias abad ke-16 dulu. Karena tari Balanse Madam merupakan identitas dan fokus budaya bagi suku Nias keturunan abad ke-16 yang telah diakui sebagai orang Padang, yang telah memiliki tanah pusaka di seputar Gunung Padang atau Bukit Lantiak dan Mata Air.</p>
<p>Semula asal nama Balanse Madam tidak ada yang pasti tahu, namun yang jelas tari Balanse Madam memiliki perintah dalam bergerak dengan sebutan Balanse Madam, sejak itu tarian ini dipanggil oleh masyarakat tari Balanse Madam. Seperti sudah dijelaskan juga sebelumnya arti Balanse “harmonis” dan Madam adalah “nyonya”. Ada juga kalangan masyarakat mengatakan tari Balanse Madam adalah tarian keharmonisan hubungan rumah tangga.</p>
<p>Bagian lain dari masyarakat pada masa lalu menamakan juga tarian Balanse Madam dengan istilah Kodril, Countril atau Quatril. Sebab itu tidak dapat dipastikan sejak kapan dipanggil tarian ini dengan sebutan Balanse Madam.</p>
<p>Disisi lain awal pertumbuhan tari Balanse Madam juga disebabkan adanya rumah-rumah Bola yang didirikan oleh Belanda di daerah Muara Padang. Kehadiran rumah-rumah cukup berarti dalam pemunculan tari Balanse Madam pada awal abad ke-16, sampai pada akhir abad ke-16. walaupun sebenarnya tarian ini pada akhirnya menjadi tarian adat orang-orang Nias Kota Padang.s</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=23&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/sejarah-tari-balanse-madam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TnTng kMu</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/tntng-kmu/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/tntng-kmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 00:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://naquari.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Smwa yg brhBngan d9n kMu. kMU mMbuat hDup Q brRti, tNpa mu Q tK ad aRti. oH, Ibu Q aKn mNcBa tUk mMbHagIa kN mu, mSki Q tAu nTu tK kN bza mNgGantikan sMwa kBaikan mu pDa q.. LupH U  MAMA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=21&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Smwa yg brhBngan d9n kMu.<br />
kMU mMbuat hDup Q brRti, tNpa mu Q tK ad aRti.<br />
oH, Ibu Q aKn mNcBa tUk mMbHagIa kN mu, mSki Q tAu nTu tK kN bza mNgGantikan sMwa kBaikan mu pDa q..</p>
<p>LupH U  MAMA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=21&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/tntng-kmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muzik</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/muzik/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/muzik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 00:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://naquari.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[mUSIk aDaLh suaTu kNikmTan y9 dPt d rSaKn oLeh sMwa or9 untuk menghilangkan pEnat,suntuk.dan kebosanan yang di rsa kan oleh pendengarnya… mUngKin ngK smUa oRg yg sKa muSik-musik indOnesia kebyKan org-orang indonesia maLah lebih senang musik luar negri .. hwahahaha… byK anak muda ngK suKa DANGDUT.. smuanya pda alergi klo denger lagu-lagu dangdut.. pda hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=19&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mUSIk aDaLh suaTu kNikmTan y9 dPt d rSaKn oLeh sMwa or9 untuk menghilangkan pEnat,suntuk.dan kebosanan yang di rsa kan oleh pendengarnya…</p>
<p>mUngKin ngK smUa oRg yg  sKa muSik-musik indOnesia kebyKan org-orang indonesia maLah lebih senang musik luar negri ..<br />
hwahahaha…</p>
<p>byK anak muda ngK suKa DANGDUT..<br />
smuanya pda alergi klo denger lagu-lagu dangdut..<br />
pda hal lgu ini jga khas indonesia!!!!</p>
<p>jjR sIe aK ngK sKa musik dangdut j9a..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=19&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/04/01/muzik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kucing</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/02/25/kucing/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/02/25/kucing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 01:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[BinaTang]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[binatang lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://naquari.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=11&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="kucing lucu" src="http://minimanimo.com/files/Anggora%20copy.jpg" alt="" width="402" height="294" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=11&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/02/25/kucing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://minimanimo.com/files/Anggora%20copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing lucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Q..</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/02/18/pengalaman-q/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/02/18/pengalaman-q/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 00:54:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://naquari.wordpress.com/2009/02/18/pengalaman-q/</guid>
		<description><![CDATA[Hari2 Q d LaLui d9n kCeriAn &#38; kSediHan&#8230; ntu Lah aQ sMwa na tLah aQ aLmi&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=3&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari2 Q d LaLui d9n kCeriAn &amp; kSediHan&#8230;<br />
  ntu Lah aQ sMwa na tLah aQ aLmi&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=3&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/02/18/pengalaman-q/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://naquari.wordpress.com/2009/02/11/hello-world/</link>
		<comments>http://naquari.wordpress.com/2009/02/11/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 01:20:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>naquari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=1&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/naquari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/naquari.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=naquari.wordpress.com&amp;blog=6536678&amp;post=1&amp;subd=naquari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://naquari.wordpress.com/2009/02/11/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2911a972ccde9de1a5ae73a28f9b5f1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">naquari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
